Wednesday, April 7, 2010

Poster Film Plagiat...Ada-ada adja!!!

Hm ga nyangka…ketika aku melihat salah satu segmen di tayangan On The Spot Trans7. Ternyata yang namanya plagiat itu merebak dimana-mana. Terang-terangan pula. Dalam segmen tersebut On the Spot membahas: 8 Film Indonesia yang publikasi posternya mirip dengan poster film luar negeri. . Iya bisa dibilang plagiat sih…soalnya elemen2 yang ditampilkan dalam poster film2 tersebut hampir sama. Release filmnya pun duluan film2 luar negerinya...
Mau tahu Film 2 itu apa aja? Ni dia: 

1. Pride Prejudice (2005) dan Selamanya(2007)
    Dalam poster ini pemeran cewek sama2 menoleh ke kanan dan posisi pemeran cowok dibelakangnya.
    2.The Skeleton Key (2005) dan Kala(2007)

    Elemen dalam poster ini sama2 menggunakan 1 mata. Dan sepertinya penggunaan elemen material 1 mata dalam poster film cukup digemari buktinya film The eye dan The Return juga menggunakannya.
    3. Hot Chick (2002) dan Namaku Dick (2008)

    Kalo poster 2 film ini hampir mirip. Serupa tapi tak sama.
    Bedanya hanya pemerannya dan warna karpet yang digunakan. Persamaan dalam poster ini : pemeran pria sama- sama diapit oleh 4 wanita. Warna Rak Buku dibelakangnya pun sama.
    4.Lost dan Pulau Hantu (2008)

    Pose dan latar belakangnya sama, padahal di film pulau hantu sebelumnya bukan seperti ini yan mungkin ingin mengekor kesuksesan film lost kali ya….
    5. The Prestige (2006) dan Roh (2007)

    Elemen grafisnya kentara banget kalo sama…salut deh buat designernya…lho?!!!
    6.Employee of the Month (2006) dan Best Friend (2008)

    Sama2 menggunakan background dengan properti troli belanjaan, padahal kalu dilihat dari jalan cerita film best friend ga ada nyambungnya dengan troli belanjaan …Iya khan pren? 
    7.Heilroom (2005) dan Tali Pocong Perawan (2008)

    Sama-sama ada unsure pose badan pada bagian kaki dengan posisi tergantung…

    8.. Closer (2007) dan Rasa (2009)
    No comment. Mirip banget!!!!
    Hmm….Plagiat atau Kreatif????
    Selanjutnya terserah Anda!!!
     

    5 komentar:

    ega.excel said...

    Indonesia punya. Gak ada yang namanya kreativitas murni. Lagu aja njiplak, live sing (nyanyi cuma mulutnya yang gerak tapi suaranya dari rekaman). Tapi anehnya kok bangga ya. Bener kata pak Syamsul, kita harusnya malu ma Indonesia yang kayak gini.

    arditasari said...

    @ega.excel : setuja!!! perlu me-refresh otak kita supaya menghasilkan karya2 yang origin....mmm..kadang2 masih plagiat jg si...tapi ga 100% cz sepertinya istilah "ATM" Amati, Tiru, Modifikasi masih dilegalkan...jadi ia masih memanfaatkan itu plus kreatifitas juga... Be creative...Be Generous....

    mazida said...

    paraaaaah euy

    a-jir said...

    hehe..aslii, jiplak abiss :D
    thanks for sharing..

    Indra Chaerul Yaqin said...

    sory. banyak orang indonesia yang punya kreasi murni..jangan menilai kreatifitas bangsa dari hal seperti ini..itu cuma beberapa seniman sampah yang menjatuhkan nama seni di indonesia hanya untuk uang..coba cari beberapa seni nyata bangsa indonesia yang di akui dunia.!